7 Tipe Hacker atau Cracker

Label: ,


Hacker? Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata hacker atau cracker? Berikut ini adalah tipe hacker yang berhasil saya himpun.


1. Cyber Criminal

Terdiri dari kelompok besar hacker jahat yang memakai malware (program jahat) untuk mencuri uang korbannya. Berbagai cara mereka lakukan untuk mencapai gol itu seperti memanipulasi akun bank, memakai nomor kartu kredit si korban, memalsukan program antivirus atau dengan mencuri identitas termasuk password mangsanya.


2. Spammer dan penyebar adware

Penyetor spam dan adware menjala uang melalui iklan ilegal, entah karena dibayar oleh perusahaan tertentu atau karena mereka melakukannya untuk menjual produk mereka sendiri.


3. Advanced persistent threat (APT) agent

Tidak seperti cyber criminal, APT agents biasanya sangat terorganisir, terdiri dari grup-grup yang berduit dan memiliki tujuan jangka panjang. Tujuan mereka ialah mencuri properti intelektual sebuah perusahaan alih-alih mendapatkan uang dengan cara cepat. Mereka menjiplak ide dan produk perusahaan lain untuk direalisasikan di wilayah mereka, atau menjual informasi yang mereka dapat ke pelelang tertinggi.


4. Mata-mata perusahaan

Mirip dengan APT agents, bedanya ialah mereka biasanya tidak terorganisir. Mata-mata perusahaan berusaha untuk mencuri informasi apapun yang terkait perusahaan pesaing.


5. Hacktivist

Hacker tipe ini melancarkan aksinya dengan latar belakang politik, agama, lingkungan hingga keyakinan. Biasanya mereka mempermalukan lawannya atau mengobrak-abrik situs mereka.


6. Cyber warriors

Cyber warrior berperan dalam perang cyber di mana suatu wilayah suatu negara melawan wilayah negara lain dengan tujuan akhir melumpuhkan kemampuan militer lawan.


7. Rogue hacker

Tipe terakhir dalam daftar ini ialah rogue hacker. Mereka melakukan aksi hacking hanya untuk membuktikan skill mereka, menyombongkan diri ke teman atau hanya karena merasa tertantang dalam melakukan aksi ilegal. Aksi mereka memang mengganggu namun mereka tidak mengobrak-abrik internet atau bisnis orang lain.


Sumber : kaskus

Baca Selengkapnya >>>




Teknologi - Pembobol Data Pengguna i-Pad ditangkap FBI

Label: , , ,

Hacker yang menemukan celah keamanan di situs AT&T dan pengungkap alamat email seratusan ribu pengguna iPad, akhirnya dicokok pemerintah Amerika Serikat.

Peristiwa dibobolnya 114 ribu identitas pelanggan operator AT&T yang juga pengguna iPad, memang sempat menghebohkan.

Sebab, peristiwa itu juga turut mengungkap beberapa alamat email para tokoh penting di AS, seperti Kepala Staf Gedung Putih Rahm Emanuel, Walikota New York Michael Bloomberg, dan penyiar berita ABC Diane Sawyer.

Bahkan, selain itu ada pula alamat-alamat email orang-orang dari Google, Amazon, Microsoft, serta petingg-petinggi militer AS lain. Hal ini membuat biro investigasi AS FBI turun tangan.

Andrew Auerheimer, hacker yang dituding sebagai pelaku pengungkapan data itu, menurut laporan dari CNet, telah dicokok oleh FBI dan kini mendekam di pusat penahanan negara, di Fayetteville, Arkansas.

Andrew ditahan melalui upaya pencarian FBI di rumahnya di Arkansas. Anehnya, Andrew justru bakal menghadapi dakwaan yang berbeda, yakni atas kepemilikan obat-obat terlarang. Bukan karena ia mengungkap data ratusan ribu email tadi.

Ia akan menghadapi empat tuduhan berat kepemilikan zat terlarang, serta satu tuduhan kepemilikan ringan. Menurut Letnan Mike Perrymen dari Deparrtemen Kepolisian Fayetteville, pihak berwajib menemukan obat terlarang saat menggeledah pria 24 tahun ini. Ia dituduh kedapatan membawa kokain, ecstasy, LSD, serta obat-obat tertentu lainnya.

Andrew adalah salah satu tokoh kunci yang bekerja di komunitas keamanan komputer Goatse. Beberapa waktu lalu Goatse menemukan celah keamanan di situs AT&T dan berhasil mengambil data pribadi pelanggan yang membeli iPad dari situs tersebut.

Data-data yang bocor itu kemudian dipublikasikan melalui situs teknologi milik kelompok media Gawker. Goatse sendiri membantah bila langkah mereka dianggap ilegal. Menurut Goatse, seluruh data yang mereka dapatkan dikumpulkan lewar server web publik tanpa menggunakan password.

Mereka membuat program yang mampu menebak-nebak ribuan nomor Integrated Circuit Card Identifier (ICC-ID) sehingga situs AT&T 'memberikan' data-data email seratusan ribu pelangganya kepada program tersebut.

"Artinya, informasi ini bisa diakses oleh setiap orang di internet. Jadi kami tidak melakukan pembocoran, penyelinapan, atau penetrasi," kata Goatse. Selain itu, Goatse juga mengungkap data-data itu, karena merasa bahwa para pengguna iPad punya hak untuk mengetahui bahwa data pribadi mereka tidak aman.

Sumber :

Baca Selengkapnya >>>