Teknologi - Jepang Tarik 90 Suzuki Swift
Suzuki Motor Corp. Jepang menarik lima jenis produknya, total berjumlah sekitar 110.043 unit. Termasuk yang ditarik dari pasaran adalah salah satu mereka terpopuler Suzuki, yakni Swift.
"Penarikan itu berlaku bagi produksi Suzuki kisaran Mei 2007 sampai September 2009," demikian dinyatakan Suzuki Motor Corp. seperti dilansir Japan Today, Sabtu, 16 Oktober 2010.
Dari total unit yang ditarik, disebutkan sekitar 90.617 unit merupakan jenis Swift. Bersama Swift, empat model lainnya turut ditarik, yakni: SX4, MR Wagon, Cervo, dan Moco. Lima produk itu disimpulkan memiliki masalah serius di bagian kaca spion.
Sekrup pada kaca spion yang sudah terpasang belakangan ternyata diketahui masih agak longgar dan kurang rekat. Akibatnya, bila kendaraan dipacu, maka getaran pada mobil bisa mengakibatkan kaca spion itu terlepas dan jatuh. Suzuki akan memperbaiki kerusakan pada cermin spion yang dinilai bisa membahayakan dan merugikan pengendara itu.
Menurut International Business Times, penarikan itu juga akan mempengaruhi sekitar 192 ribu unit jenis itu yang sudah terjual di pasaran. Termasuk di antaranya adalah mobil-mobil yang sudah dipasarkan Nissan Motor Co. ke luar negeri.
Sumber : vivanews
Senin, Oktober 18, 2010 |
Kesehatan - Tips Mendapatkan Bayi Perempuan
Ingin punya anak perempuan? "Hindari mengonsumsi pisang dan lakukan diet kacang dan keju keras," kata para ilmuwan.
Peneliti dari Universitas Maastricht di Belanda telah menemukan bahwa kombinasi makanan yang tepat dan waktu seks yang pas adalah kunci untuk mendapatkan anak-anak baik pria maupun wanita.
Mereka mengatakan bahwa trik ini adalah untuk menahan diri dari makan natrium dan makanan kaya kalium, seperti teri, zaitun, bacon, salami, salmon, udang, nasi gurih, keju biru, kentang, daging olahan, roti dan kue kering.
Sebaliknya mereka harus berkonsentrasi pada makanan yang kaya akan kalsium dan magnesium.
Jumlah makanan yang mengandung kalsium tinggi termasuk yoghurt, keju keras, salmon kalengan, bayam, tahu, almond, oatmeal, brokoli, dan jeruk.
Makanan lainnya yakni kacang mete, sereal gandum utuh, buah ara dan kacang yang kaya akan magnesium.
Para peneliti mengklaim bahwa diet ayah tidak memiliki efek pada apa jenis kelamin bayi yang akan lahir.
Jika calon ibu ingin anak perempuan, para ilmuwan juga menyarankan hubungan seks biasa - tetapi tidak pada hari segera sebelum atau setelah ovulasi.
Kesimpulan mereka mengikuti studi lima-tahun yang melibatkan 172 wanita Eropa Barat berusia 23-42. Para wanita memiliki semua bawaan yang sebelumnya diberikan anak laki-laki - dalam satu kasus, empat dari mereka - dan ingin bayi perempuan.
Mereka diperintahkan untuk mengonsumsi makanan setidaknya satu pon produk susu sehari. Makanan mereka juga termasuk roti, sayuran, buah-buahan, daging, nasi dan pasta.
Meskipun banyak wanita keluar dari survei karena mereka gagal untuk mematuhi persyaratan atau aturan diet yang ketat pada saat melakukan hubungan seks, 21 perempuan tetap bertahan sampai akhir.
Dari 21, 16 melahirkan anak perempuan - tingkat keberhasilan yang menakjubkan hampir 80 persen.
"Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik diet dan metode waktu meningkatkan kemungkinan mendapatkan anak perempuan sebagai dampak dari makanan yang paling menonjol," dikutip Daily Mail juru bicara para ilmuwan.
Sumber : vivanews
Senin, September 06, 2010 |
Bir Tertua Ditemukan di Laut Baltik
Penyelam di Laut Baltik berhasil menemukan minuman sampanye tertua di dunia. Para penyelam tersebut juga dipercayai berhasil menemukan bir yang usianya sudah mencapai dua abad.
Kedua minuman keras ini ditemukan di dalam sebuah puing kapal kuno yang tenggelam di Laut Baltik. Juru bicara peneliti kapal ini, Bjorn Haggblom menyatakan, jika menemukan botol bir tua tersebut pekan lalu, sedangkan sampanye tersebut ditemukan di Pulai Aland pada Juli.
Seperti dilansir Associated Press, Jumat (3/9/2010), Haggblom menambahkan, jika para peneliti yang mencicipi bir tersebut, ternyata amat menyukai rasa dari bir tua ini.
Tetapi pengakuan Haggblom ini diragukan oleh pakar bir Swedia yang meragukan apakah bir tua tersebut masih dapat diminum, mengingat bir adalah minuman mudah yang tidak dapat bertahan lama.
Masih belum jelas berapa usia bir itu secara pasti. Namun kapal tenggelam yang membawa bir tersebut dipercaya berasal dari abad 19. Haggblom menambahkan, bir tertua yang masih dapat diminum sebelumnya, tercatat pada 1869.
Sumber : okezone
Jumat, September 03, 2010 |