Domain Internet Bertambah
Meski segala hal telah bisa dihubungkan dengan internet, bukan berarti kantor pos tutup. Bahkan, kantor pos di seluruh dunia kini bisa punya domain (alamat maya) khusus dengan diresmikannya domain ".post" oleh ICANN (Internet Corporation or Asssigned Names and Numbers), badan independen yang mengatur pengalamatan internet.
Domain baru tersebut disahkan Jumat, 11 Desember 2009 kemarin. Hak pengelolaan top level domain tersebut diberikan kepada UPU (Universal Postal Union) yang segera akan mengeluarkan panduan dan aturan main penggunaan domain tersebut.
"Orang-orang yang mengakses sebuah situs .post akan langsung bisa memastikan bahwa itu adalah layanan pos yang resmi atau penyedia layanan pos," demikian pernyataan UPU yang mengajukan proposal domain ini seperti dilansir AFP. Jadi bisa disimpulkan bahwa situs yang memiliki domain ".post" adalah sebuah badan atau perusahaan yang bergerak dalam bidang layanan pos.
UPU dan ICANN berencana menawarkan domain tersebut pada 2010 setelah menyelesaikan semua bentuk perjanjian. Meski pengiriman surat turun drastis, banyak kantor pos yang bertahan dengan berekspansi ke bisnis online dan mendukung pengiriman barang yang dijual melalui toko-toko online.
Selasa, Desember 15, 2009 |
FBI: Pasang Antivirus Terpercaya & Up-to-date
VIVAnews - Biro Investigasi Federal (FBI) mengeluarkan peringatan seputar scareware melalui Internet Crime Complaint Center (IC3). Mereka mengatakan, taktik agresif scareware digunakan untuk melakukan penipuan.
Menurut perkiraan biro penyelidik AS tersebut, scareware bisa menyebabkan para korban merugi hingga lebih dari US$150 juta.
Scareware, atau dikenal juga sebagai rogueware, merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut produk antivirus palsu yang mengecoh pengguna agar membayar biaya lisensi dengan memborbardir mereka dengan peringataan keamanan yang bukan sebenarnya.
Skema kejahatan semacam ini sangat menguntungkan, sehingga para pelaku kejahatan cyber umumnya membangun keseluruhan perekonomian bawah tanah berdasarkan skema tersebut.
Bila sebuah komputer terinfeksi virus trojan, ada kemungkinan besar scareware juga akan terinstal di komputer. Kemudian, ketika pengguna komputer mencari berita-berita terkini melalui mesin pencari Google, misalnya, kemungkinan besar pencarian itu akan berakhir pada situs-situs yang mengandung scareware.
Peringatan IC3 menargetkan salah satu jalur distribusi scareware paling utama, yakni jaringan internet. Ancaman yang ada saat ini, menurut IC3, saat pengguna komputer yang ketika mulai berselancar di internet, mereka mulai menerima pop up peringatan keamanan yang menyatakan bahwa komputer mereka terinfeksi sejumlah virus.
Pop up itu sangat agresif, dan seringkali, satu-satunya jalan keluar bagi pengguna meski mereka menyadari bahayanya adalah dengan mematikan proses browser dan melakukan restart. Diklik atau tidak, pop up tersebut akan tetap menginfeksi.
IC3 yang merupakan kerja sama FBI, Pusat Kejahatan Kerah Putih Nasional (NW3C), dan Biro Bantuan Hukum (BJA), merekomendasikan pengguna komputer untuk berselancar di internet dengan program antivirus yang up-to-date dan terpercaya. “Kalau pengguna menerima pop up antivirus ini, disarankan untuk menutup browser atau mematikan sistem. Kemudian, sangat disarankan agar pengguna menjalankan scan antvirus lengkap secara rutin,” tulis FBI, seperti VIVAnews kutip dari Softpedia, 14 Desember 2009.
sumber : vivanews
Selasa, Desember 15, 2009 |
Sekilas Tentang Linux
Linux (diucapkan ˈlɪnəks atau /ˈlɪnʊks/) adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer yang disusun dengan bahasa Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas atau yang biasa didengar open source. Seperti open source lainnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan, dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapapun.
Nama “Linux” berasal dari Kernel Linux (nama kernelnya), yang dibuat tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Peralatan sistem dan pustaka Linux umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983.
Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer, dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional rendah, kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX berbayar, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).
Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux atau distro Linux (Linux distribution) umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) (seperti GNOME dan KDE), dan paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, dan Gnumeric.
Kebanyakan dari kode (71%) ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman C, namun banyak bahasa lainnya juga ikut terlibat seperti C++, Assembly, Perl, Python, Fortran, dan berbagai bahasa skrip lain. Lebih dari separuh dari seluruh kode dilisensikan di bawah naungan GPL. Kernel linux itu sendiri terdiri atas 2,4 juta baris kode, atau sekitar 8% dari total keseluruhan.[37]
Penelitian lainnya menghasilkan analisis yang sama terhadap distro Debian GNU/Linux versi 4.0. Distro tersebut terdiri atas lebih dari 283 juta baris kode, dan penelitian tersebut memperkirakan biaya pengembangan yang dibutuhkan sebesar 5,4 miliar euro jika dikembangkan sebagai perangkat lunak tertutup.
Di Amerika Serikat, Linux merupakan merek dagang (SN: 1916230) yang dimiliki oleh Linus Torvalds. Linux terdaftar sebagai “Program sistem operasi komputer bagi penggunaan komputer dan operasi”. Merek dagang ini didaftarkan setelah ada suatu kejadian di mana seorang pemalsu bernama William R Della Croce Jr mulai mengirim surat kepada para distributor Linux dan mengklaim Linux adalah hak miliknya serta meminta royalti sebanyak 10% dari mereka. Para distributor Linux mulai mendorong agar trademark yang asli diberikan kepada Linus Torvalds. Pemberian lisensi trademark Linux sekarang dibawah pengawasan Linux Mark Institute.
Terdapat banyak distribusi Linux (lebih dikenali sebagai distro) yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan sistem di komputer (installer program).
Inti di setiap distribusi Linux adalah kernel, koleksi program dari proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (shell), dan utilitas pengatur seperti pustaka (libraries), kompilator, dan penyunting (editor). Kebanyakan sistem juga menyertakan utilitas pengatur yang bukan-GNU. Bagaimanapun, utilitas tersebut dapat dipisahkan dan sistem ala UNIX masih tersedia. Beberapa contoh adalah utilitas dari BSD dan sistem grafik-X (X-Window System). X menyediakan antarmuka grafis (GUI) yang umum untuk Linux.
Contoh-contoh distribusi Linux :
Ubuntu dan derivatifnya (Ubuntu Muslim Edition Kubuntu, Xubuntu, Edubuntu, GoBuntu, dll)
SuSE
Fedora
Mandriva
Slackware
Debian
PCLinuxOS
Knoppix
Xandros
Senin, Desember 14, 2009 |